Kabar

Ada Komik 360 Derajat di Popcon Asia 2016

Penjaga booth Anak-Anak Revolusi Management memperagakan cara menikmati komik 360 derajat, di Jakarta Convention Center, Jumat (12/8/2016)
Penjaga booth Anak-Anak Revolusi Management memperagakan cara menikmati komik 360 derajat, di Jakarta Convention Center, Jumat (12/8/2016)

JAKARTA, KOMPAS.com – Sudut pandang 360 derajat ternyata bukan cuma cocok untuk foto  dan video saja. Komik digital juga bisa memanfaatkan gaya penyajian ini untuk membuat pembaca merasa benar-benar masuk ke cerita.

Komik 360 derajat semacam itu bisa dijajal di area Popcon Asia 2016. Tepatnya, berada di gerai Anak-anak Revolusi Movement (AMR), booth no 29, bagian pojok-tengah aula utama.

Sebagaimana teknologi 360 derajat lain, untuk bisa menikmati komik ini mesti memakai kacamata virtual reality (VR), sebuah ponsel dan headphone atau earphone. Kacamata yang dipakai bisa saja berupa Google Cardboard atau seri lainnya.

Selanjutnya, pengguna tinggal mengintipnya dari kacamata itu. Gerakkan kepala ke berbagai arah untuk melihat berbagai cerita yang disajikan dan pakai headphone untuk mendengarkan musik latarnya.

“Bisa dilihat 360 derajat, kanan-kiri-atas-bawah dan ada suara latarnya juga. Jadi ini ceritanya tentang Anak-anak Revolusi, buatan Pak Budiman Soedjatmiko,” terang Jerry, pria yang menjaga booth AMR, saat ditemui KompasTekno, Jumat (12/8/2016).

Kacamata VR berpasangan dengan ponsel, digunakan sebagai alat menikmati komik 360 derajat.
Kacamata VR berpasangan dengan ponsel, digunakan sebagai alat menikmati komik 360 derajat.

Tentang tokoh revolusi

Saat KompasTekno menjajalnya, komik yang disajikan masih berupa purwarupa. Kami melihat berbagai tokoh-tokoh revolusi digambarkan di dalamnya, misalnya Chairil Anwar, Soekarno, Einstein, atau Tracy Chapman. Ada juga latar berupa trotoar dan angkringan kaki lima.

Namun belum terlihat jalinan cerita seperti yang bisa diperoleh saat membaca komik dalam bentuk buku cetak. Gambar 360 derajat itu terpampang begitu saja dengan tokoh-tokoh yang mengeluarkan gelembung suara.

Rencananya, komik 360 derajat ini akan dibuat berdasarkan cerita dalam novel Anak-anak Revolusi karya Budiman Sudjatmiko. Namun proses adaptasinya menjadi komik, digarap bersama antara Budiman, Hari Prast, dan Wastukancono Dp.

Komik 360 derajat Anak-anak Revolusi akan dirilis dalam 3 edisi, dengan judul terinspirasi lagu, yaitu Talking About A Revolution, Forever Young, dan Darah Juang.

Bila ingin menjajal rasanya membaca komik 360 derajat ini, silahkan datang ke acara Popcon Asia 2016 yang digelar dari 12-14 Agustus 2016 di Jakarta Convention Center.

Popcon Asia sendiri merupakan acara tahunan tempat kumpulnya para pelaku industri kreatif dari dalam dan luar Indonesia.

Sumber: http://tekno.kompas.com/read/2016/08/12/16142087/ada.komik.360.derajat.di.popcon.asia.2016