Kabar

Berawal dari Praktik Pelajar, Animasi Pasoa dan Sang Pemberani Siap Tayang

pasoa-dan-sang-pemberani-_170225090138-206

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA– Setelah melalui proses yang cukup panjang, film animasi “Pasoa dan Sang Pemberani” siap tayang. Film ini merupakan proyek perdana yang dikerjakan RUS Animation Studio, sebuah studio animasi bertaraf internasional yang dimiliki SMK Raden Umar Said, Kudus, Jawa Tengah.

Film ini dikerjakan para pelajar jurusan animasi di sekolah tersebut.
Technical Advisor RUS Animation Studio Daniel Harjanto mengatakan, awalnya pembuatan film ini sebagai sarana pembelajaran dan praktik para pelajar untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan di kelas menjadi sebuah karya bernilai tinggi.
Meski dikerjakan para pelajar tingkat SMK, proses produksi film animasi ini dipastikan dilakukan secara ketat dan sesuai dengan standar industri animasi profesional. Mulai dari pra produksi, produksi hingga pascaproduksi.
“Pembuatan film animasi 3D merupakan sebuah proses produksi yang sangat rumit dan membutuhkan keahlian tinggi,” ujar Daniel.
Dengan menggunakan piranti yang biasa digunakan oleh studio animasi di Hollywood, para pelajar mampu menghasilkan film animasi 3D yang berkualitas dari berbagai aspek. Mulai dari ide cerita, karakter, teknik grafis dan animasi, efek visual, hingga tata suara.
“Artinya film animasi yang dibuat anak-anak SMK Raden Umar Said ini tidak kalah dengan produk animasi yang dibuat oleh studio animasi profesional,” ujar Daniel.
Film “Pasoa dan Sang Pemberani” bercerita tentang kearifan lokal yang terdapat dalam budaya Indonesia. Pasoa dalah hewan mitologi yang berwujud paduan dari beberapa hewan khas Indonesia. Dia hadir untuk melindungi kekayaan hayati yang ada di Indonesia.
Pasoa tidak sendirian, dia berjuang bersama anak muda pemberani bernama Amet Mude, serta sejumlah karakter lainnya seperti Karun, Sang Penyumpit, dan Punai Anai.
Tidak hanya para pelajar SMK Raden Umar Said, sejumlah artis juga terlibat dalam film ini sebagai pengisi suara. Diantaranya Tio Pakusadewo yang mengisi suara karakter Raja, Tria “Changcuters” sebagai Amet Mude dan juga Isyana Sarasvati sebagai penyanyi dan juga composer original soundtrack (ost) film.
Film “Pasoa dan Sang Pemberani” akan tayang di SCTV pada Sabtu (4/3) pukul 15.30 WIB.
Sumber: http://senggang.republika.co.id/berita/senggang/film/17/02/25/olwqzf280-berawal-dari-praktik-pelajar-animasi-pasoa-dan-sang-pemberani-siap-tayang