Kabar

Hoegeng Juga Mewarnai Musik Indonesia

Ilustrasi Hoegeng Iman Santoso (Karya Hari Prast)
Ilustrasi Hoegeng Iman Santoso (Karya Hari Prast)

JAKARTA, KOMPAS – Sosok Jenderal (Pol) Hoegeng Iman Santoso sebagai Kepala Polri kelima tidak saja dikenal karena integritasnya, tetapi juga karena sumbangsih terhadap genre musik Hawaiian. Hoegeng dinilai mempopulerkan genre musik ini secara aktif dalam acara Irama Lautan Teduh di TVRI selama 10 tahun sebelum acara itu dihentikan.

Saat menjabat sebagai Kapolri (1968-1971), Hoegeng membentuk band musik Hawaiian bernama The Hawaiian Seniors dan rutin mengisi acara Irama Lautan Teduh saat itu. Dia juga turut terlibat mendirikan Yayasan Musik Indonesia yang menghasilkan sejumlah penyanyi berprestasi pada era 1980-an.

Demikian terungkap dalam diskusi Kata Pahlawan yang digelar untuk memperingati Hari Musik Nasional di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Kamis (9/3). Diskusi yang menjadi bagian dari Musik Bagus Day Volume 4 itu mengangkat sosok Hoegeng yang memiliki sumbangsih terhadap dunia musik Tanah Air.

Hari Musik Nasional diperingati setiap 9 Maret, bertepatan dengan tanggal kelahiran komponis Wage Rudolf Supratman, pencipta lagu kebangsaan “Indonesia Raya”.

Dalam diskusi tersebut, penyanyi senior Bob Tutupoly menyebut Hoegeng sebagai sosok yang konsisten mempromosikan musik Hawaiian di tengah maraknya lagu daerah pada era itu.

“Saya membayangkan musik Hawaiian bisa kembali dipopulerkan,” ujar Merry Roeslani, istri Hoegeng, yang juga hadir dalam acara tersebut.

Musik Hawaiian atau disebut juga musik lautan teduh memiliki tempo lambat dengan irama yang mendayu-dayu berikut vokalnya. Salah satu instrumen yang membuat musik ini khas terdengar membuai telinga adalah steel-guitar, yakni alat musik serupa gitar yang dimainkan dengan cara dipangku atau diletakkan secara mendatar. Tema lagu yang sebagian besar bicara soal kisah asmara juga menambah efek buai musik ini.

Musisi Glenn Fredly menyebut musik Hawaiian tidak serta merta datang di Indonesia, tetapi sudah lama popular di Indonesia timur, salah satunya di Ambon. Itulah sebabnya, saat ini tengah dirintis pembangunan Hoegeng Culture Center di Ambon, yang berkelindan dengan rencana penetapan Kota Ambon sebagai kota musik dan didaftarkan untuk menjadi situs musik dunia.

Artis senior Henny Purwonegoro, yang mendampingi Hoegeng selama 10 tahun dalam acara Irama Lautan Teduh, memastikan dedikasi Hoegeng sebagai musisi yang konsisten membawa musik Hawaiian. Hal itu terus dilakoni meski banyak yang berkomentar bahwa musik Hawaiian bukanlah musik asli Indonesia.

Sumber: Kompas Cetak, Jumat 10 Maret 2017, Hal 12

Sumber: Kompas Cetak, Jumat 10 Maret 2017, Hal 12
Sumber: Kompas Cetak, Jumat 10 Maret 2017, Hal 12