Kabar

Musik Bagus Day Gelar Diskusi Soal Pak Hoegeng


Suasana workshop Kata Pahlawan Pak Hoegeng di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan. (Dedi Yondra/JawaPos.com)

Acara bulanan Musik Bagus Day kembali mengangkat tema menarik dalam workshop Kata Pahlawan. Dilaksanakan di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, tema yang diangkat adalah sejarah soal Hoegeng Iman Santoso.

Kata Pahlawan adalah upaya kembali menggali narasi para perintis Republil Indonesia dan menginterpretasi dalam bentuk kreativitas masa kini. Sosok Hoegeng Imen Santoso alias Pak Hoegeng menjadi tokoh sentral yang dibahas Maret ini.

Pak Hoegeng adalah Kapolri legendaris yang terkenal tegas dan jujur, multitalenta pecinta seni sejati. Beliau adalah penggiat musik Irama Lautan Tedu di Indonesia, yang dikenal dengan musik Hawaiian.

“Beliau asdalah pelopor berkembangnya musik Hawaian di Indonesia. Dia mantan kapolri di era Soekarno dan Soeharto. Beliau dikenal media internasional sebagai The Singin Jenderal,” kata Glenn Fredly sebagai penggagas Musik Bagus Day di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Kamis (9/3).

“Hobi beliau saat masih aktif jadi kapolri, di luar tugasnya punya band namanya Hawaiian. Beliau sempat punya acara di TVRI, Hawaiian Seniors, bertahan satu dekade,” sambungnya.

Menurut Glenn, bahasan Pak Hoegeng sangat penting untuk menambah wawasan soal musik. Terutama soal musik Hawaiian yang juga berkembang pesat di Indonesia di era tersebut.

“Hawaiian ini bisa dibilang sangat dekat dengan orang-orang di wilayah Timur Indonesia. Musik ini disebut Hoegeng sebagai irama lautan teduh. Secara geografi dan kultural sangat dekat dengan Indonesia bagian Timur terutama Maluku. Malah jadi budaya di sana,” ucap Glenn Fredly.

Acara Kata Pahlawan di Musik Bagus Day hari ini terselengara berkat kerja sama dengan Demokreatif, Irama Nusantara, dan Yamaha Music Pacific Place. Dalam diskusi itu dihadiri juga oleh Ibu Merry Hoegeng, Aditya S Hoegeng, Bob Tutupoly, dan lainnya. (ded/JPG)

Sumber: http://www.jawapos.com/read/2017/03/09/115151/musik-bagus-day-gelar-diskusi-soal-pak-hoegeng